Apa Itu Rangkaian DOL Stater Motor 3 Phasa

Sistem Rangkaian DOL Stater Motor 3 Phasa
Direct On line Stater (DOL Stater) merupakan tehnik sederhana dalam rangkaian control motor tanpa menggunakan system yang rumit, fungsi ini memungkinkan kita untuk start/stop motor melalui suatu rangkaian kontrol. atau bisa disebut sebagai Rangkaian Pengunci. karena rangkaian DOL stater berfungsi untuk menjaga agar arus listrik tetap mengalir pada sebuah rangkaian pengendali.

DOL Stater adalah instalasi motor 3 phasa yang dihubungkan secara langsung tanpa ada system control yang mampu menurunkan nilai arus yang ada pada motor pada rangkaian daya anda akan menemukan komponen utama yang akan mengalirkan daya dari sumber ke beban yaitu motor.

Kontrol dengan DOL stater ini bekerja hanya membutuhkan satu komponen kontaktor sebagai pengendali system untuk memutus atau mengalirkan daya listrik ke motor melalui sebuah kontak jenis normal terbuka atau Normally Open yang sering disingkat dengan NO).

Secara umum rangkaian DOL Stater hanya memiliki beberapa komponen pendukung seperti:

  1. MCCB

Berfungsi sebagai pemutus arus utama pada sebuah rangkaian motor, besaran MCCB harus disesuaikan dengan kapasitas daya motor yang dimiliki.

  1. Contactor

Didalam kontaktor terdapat istilah kontak bergerak (moving contact) dan kontak tetap (fixed contact). Kontaktor bekerja memanfaatkan system kerja elektromagnet yang dihasilkan pada coil. Dimana coil yang dibuat dari lilitan konduktor, pada saat diberikan arus listrik maka akan menimbulkan medan magnet.

Medan magnet inilah yang akan menarik komponen moving contact sehingga terhubung dengan fixed contact. Pada saat arus listrik yang mengalir ke coil dimatikan, maka medan magnet akan hilang. Karena didalam coil dilengkapi dengan spring, maka secara otomatis contact akan terbuka kembali.

  1. Thermal Overload

TOR atau Thermal Overload adalah alat pengaman rangkaian dari arus lebih yang diakibatkan beban yang terlalu besar dengan memutus rangkaian ketika arus telah melebihi setting. Beban ini biasanya diakibatkan oleh pembebanan motor yang melebihi kemampuan motor listrik. TOR merupakan peralatan switching yang peka terhadap suhu dan akan membuka atau menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan.

Thermal Overload memproteksi rangkaian pada ketiga fasanya, baik yang menggunakan sistem bimetal atau yang menggunkan sistem tanpa suplai terpisah (tidak membutuhkan sumber daya listrik secara khusus). TOR memiliki sensitivitas terhadap hilangnya fasa yang bekerja dengan sistem diferensial (tidak langsung trip ketika hilang satu fasa).

4. Tombol Stop (Kontak NC)

Tombol tekan jenis ini merupakan jenis kontak tertutup umumnya dipakai untuk memutuskan arus listrik dengan cara menekan knopnya sehingga kontaknya menjadi terbuka (kontak terpisah). tetapi jika knop dilepas maka akan kembali pada posisi semula. Tombol ini dipakai untuk tombol stop.

  1. Tombol Start (Kontak NO)

Tombol ini biasanya dipakai untuk menghubungkan arus pada suatu rangkaian kontrol atau sebagai tombol start. Tombol NO akan berguna untuk mengalirkan arus jika pada bagian knopnya ditekan sehingga kontaknya saling terhubung. Tetapi sebaliknya jika aliran listrik akan terputus jika knopnya dilepas. Hal ini disebabkan karena tombol tekan mempunyai pegas yang dimaksukan untuk kembali ke posisi semula jika tombol dilepaskan.

Prinsip Kerja Pada kondisi normal rangkaian DOL Stater:
kontak bantu kontaktor utama masih dalam kondisi normalnya yaitu terbuka (NO).

Pada kondisi start :

Saat tombol START ditekan, rangkaian kontrol akan tertutup sehingga akan ada aliran arus ke koil kontaktor utama. Efek elektromagnetis akibat mengalirnya arus ke koil tadi akan menarik kontak bantu sehingga berubah ke kondisi lawannya (terbuka menjadi tertutup dan tertutup menjadi terbuka).cara pemasangannya kontak bantu NO pada kontaktor di pasang paralel dengan kontak NO pada tombol START/Push Button.

Motor akan selalu mendapatkan aliran daya selama rangkaian daya/rangkaian kontrol tertutup yaitu apabila:

– Tombol STOP (termasuk Emergency Stop jika ada) tidak ditekan
– TOR tidak bekerja (tidak terjadi arus lebih)
– MCCB tidak terbuka